Funday Morning Jadi Awal Hitung Mundur PORPROV XV Jabar 2026, Bekasi Siap Sambut Ajang Bergengsi
@satgasnasNews📎BEKASIRibuan warga memadati Plaza Pemerintah Kota Bekasi pada Minggu (19/7/2026) untuk mengikuti kegiatan Funday Morning yang menjadi penanda dimulainya hitung mundur 111 hari menuju Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat 2026.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Bekasi, Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bekasi, dan Luwak White Coffee.
Selain menjadi ajang olahraga dan rekreasi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam menyambut Kota Bekasi sebagai tuan rumah ajang olahraga tingkat Provinsi Jawa Barat yang akan digelar pada 2026.
Wakil Wali Kota Bekasi sekaligus Ketua Panitia Besar Porprov Abdul Harris Bobihoe hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan acara. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi modal penting dalam menyukseskan pelaksanaan PORPROV XV Jawa Barat.
"Menyukseskan PORPROV bukan hanya menjadi tanggung jawab atlet maupun pemerintah, tetapi merupakan gerakan bersama seluruh masyarakat."
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sisa waktu 111 hari harus dimanfaatkan secara optimal untuk mempersiapkan berbagai aspek penyelenggaraan. Tidak hanya pembangunan dan penyempurnaan sarana serta prasarana olahraga, kesiapan masyarakat sebagai tuan rumah juga dinilai menjadi faktor yang tidak kalah penting.
"Dengan waktu 111 hari yang tersisa menuju PORPROV, seluruh pihak harus bersama-sama membangun kesiapan agar Kota Bekasi dapat menjadi tuan rumah yang membanggakan."
Sementara itu, suasana Funday Morning berlangsung meriah sejak pagi hari. Beragam aktivitas olahraga dan hiburan dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari senam bersama, jalan santai, permainan interaktif, hingga hiburan keluarga yang menciptakan suasana penuh kebersamaan.
Di sisi lain, area bazar UMKM juga menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung. Berbagai pelaku usaha lokal Kota Bekasi menampilkan produk unggulan mereka sebagai bagian dari upaya menggerakkan roda perekonomian masyarakat yang diharapkan semakin berkembang seiring penyelenggaraan PORPROV XV Jawa Barat.
Tidak hanya itu, panitia turut menyediakan berbagai hadiah doorprize untuk meningkatkan antusiasme peserta. Hadiah yang disiapkan antara lain dua paket umrah, sepeda motor, sepeda dan hadiah lainnya sehingga semakin menambah semarak rangkaian kegiatan Funday Morning.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap semangat menyambut PORPROV XV Jawa Barat 2026 dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Selain mendorong budaya hidup sehat, acara tersebut juga menjadi langkah awal memperkuat kebersamaan, membangun optimisme, serta menunjukkan kesiapan Kota Bekasi menjadi tuan rumah yang sukses dan membanggakan bagi seluruh masyarakat Jawa Barat.
Dengan dimulainya hitung mundur 111 hari menuju pembukaan PORPROV XV Jawa Barat 2026, Pemerintah Kota Bekasi optimistis sinergi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat akan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan penyelenggaraan ajang olahraga yang berkualitas dan berkesan.
@satgasnasNews📎BEKASI
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Bekasi, Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bekasi, dan Luwak White Coffee.
Selain menjadi ajang olahraga dan rekreasi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam menyambut Kota Bekasi sebagai tuan rumah ajang olahraga tingkat Provinsi Jawa Barat yang akan digelar pada 2026.
Wakil Wali Kota Bekasi sekaligus Ketua Panitia Besar Porprov Abdul Harris Bobihoe hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan acara. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi modal penting dalam menyukseskan pelaksanaan PORPROV XV Jawa Barat.
"Menyukseskan PORPROV bukan hanya menjadi tanggung jawab atlet maupun pemerintah, tetapi merupakan gerakan bersama seluruh masyarakat."
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sisa waktu 111 hari harus dimanfaatkan secara optimal untuk mempersiapkan berbagai aspek penyelenggaraan. Tidak hanya pembangunan dan penyempurnaan sarana serta prasarana olahraga, kesiapan masyarakat sebagai tuan rumah juga dinilai menjadi faktor yang tidak kalah penting.
"Dengan waktu 111 hari yang tersisa menuju PORPROV, seluruh pihak harus bersama-sama membangun kesiapan agar Kota Bekasi dapat menjadi tuan rumah yang membanggakan."
Sementara itu, suasana Funday Morning berlangsung meriah sejak pagi hari. Beragam aktivitas olahraga dan hiburan dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari senam bersama, jalan santai, permainan interaktif, hingga hiburan keluarga yang menciptakan suasana penuh kebersamaan.
Di sisi lain, area bazar UMKM juga menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung. Berbagai pelaku usaha lokal Kota Bekasi menampilkan produk unggulan mereka sebagai bagian dari upaya menggerakkan roda perekonomian masyarakat yang diharapkan semakin berkembang seiring penyelenggaraan PORPROV XV Jawa Barat.
Tidak hanya itu, panitia turut menyediakan berbagai hadiah doorprize untuk meningkatkan antusiasme peserta. Hadiah yang disiapkan antara lain dua paket umrah, sepeda motor, sepeda dan hadiah lainnya sehingga semakin menambah semarak rangkaian kegiatan Funday Morning.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap semangat menyambut PORPROV XV Jawa Barat 2026 dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Selain mendorong budaya hidup sehat, acara tersebut juga menjadi langkah awal memperkuat kebersamaan, membangun optimisme, serta menunjukkan kesiapan Kota Bekasi menjadi tuan rumah yang sukses dan membanggakan bagi seluruh masyarakat Jawa Barat.
Dengan dimulainya hitung mundur 111 hari menuju pembukaan PORPROV XV Jawa Barat 2026, Pemerintah Kota Bekasi optimistis sinergi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat akan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan penyelenggaraan ajang olahraga yang berkualitas dan berkesan.
LINK :
1. "Keadilan harus ditegakkan sebagai dasar dari sistem hukum, jika tidak, hukum hanya akan menjadi sarana penindasan."
2. "Tugas politik yang menyedihkan adalah menegakkan keadilan di dunia yang penuh dosa." - Reinhold Niebuhr
3. "Keadilan adalah kapasitas untuk membedakan antara yang benar dan yang salah, yang lebih buruk atau lebih baik."
Foto Berita










