BAZNAS RI Latih Auditor Internal SMAP ISO 37001:2025 dalam Upaya Perkuat Tata Kelola Zakat
Pelatihan auditor internal Sistem Manajemen Anti-Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2025, sebagai upaya memperkuat tata kelola serta menjaga integritas lembaga digelar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Redtop Hotel Pecenongan, Jakarta, Senin (14/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh personel Kedeputian V BAZNAS RI guna memperdalam pemahaman teknis serta mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia di unit kerja tersebut.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Divisi Kepatuhan, Sistem, Prosedur dan Mutu Resti Vurwarin beserta jajaran dan amilin/amilat peserta pelatihan.
Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum, sebagai Pimpinan Pengawasan dan Pengendalian BAZNAS RI, menyebutkan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kapasitas para personel dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pemeriksaan di lingkungan BAZNAS.
Dalam sambutannya juga, Neyla menjelaskan bahwa pelatihan auditor internal SMAP ISO 37001:2016 ini bukan sekadar pemenuhan terhadap sebuah sertifikasi,
"Tetapi merupakan ikhtiar untuk membangun tata kelola yang lebih bersih, transparan, akuntabel, dan berintegritas," papar Neyla Saidah Anwar.
Pertanggungjawaban pengelolaan amanat umat kepada muzaki, mustahik, pemerintah, serta para pemangku kepentingan menjadi fokus utama dari penerapan standar manajemen ini.
Katanya lagi, melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat memahami peran serta tanggung jawab audit secara lebih mendalam guna mendukung perbaikan tata kelola di lingkungan BAZNAS.
Menurutnya, dalam audit, yang kita kehendaki adalah ruang perbaikan sehingga kita bisa memberikan solusi yang lebih baik agar tata kelola ini menjadi lebih bersih, "Transparan dan dapat dipertanggungjawabkan," tandas Neyla.
Sedangkan Direktur Kepatuhan, Manajemen Risiko, dan Monev BAZNAS RI Dananta Adi Nugraha menyebut pelatihan refreshment audit internal ISO 37001 untuk menjaga standar mutu dan komitmen penerapan sistem manajemen anti-penyuapan di lingkungan organisasi.
Ia juga berpesan agar pelatihan ini menjadi momentum bagi para peserta, "Khususnya yang berasal dari luar bidangnya, untuk tidak ragu bertanya demi menyerap ilmu secara optimal."
Jadi BAZNAS memang tersertifikasi itu dan karena BAZNAS itu perlu memelihara (maintain) level standar tertentu, "Maka kemudian proses audit internal untuk ISO 37001 itu harus tetap berjalan dan standarnya juga perlu kita jaga. Makanya ada semacam pelatihan refreshment," pungkasnya lagi.(*)
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh personel Kedeputian V BAZNAS RI guna memperdalam pemahaman teknis serta mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia di unit kerja tersebut.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Divisi Kepatuhan, Sistem, Prosedur dan Mutu Resti Vurwarin beserta jajaran dan amilin/amilat peserta pelatihan.
Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum, sebagai Pimpinan Pengawasan dan Pengendalian BAZNAS RI, menyebutkan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kapasitas para personel dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pemeriksaan di lingkungan BAZNAS.
Dalam sambutannya juga, Neyla menjelaskan bahwa pelatihan auditor internal SMAP ISO 37001:2016 ini bukan sekadar pemenuhan terhadap sebuah sertifikasi,
"Tetapi merupakan ikhtiar untuk membangun tata kelola yang lebih bersih, transparan, akuntabel, dan berintegritas," papar Neyla Saidah Anwar.
Pertanggungjawaban pengelolaan amanat umat kepada muzaki, mustahik, pemerintah, serta para pemangku kepentingan menjadi fokus utama dari penerapan standar manajemen ini.
Katanya lagi, melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat memahami peran serta tanggung jawab audit secara lebih mendalam guna mendukung perbaikan tata kelola di lingkungan BAZNAS.
Menurutnya, dalam audit, yang kita kehendaki adalah ruang perbaikan sehingga kita bisa memberikan solusi yang lebih baik agar tata kelola ini menjadi lebih bersih, "Transparan dan dapat dipertanggungjawabkan," tandas Neyla.
Sedangkan Direktur Kepatuhan, Manajemen Risiko, dan Monev BAZNAS RI Dananta Adi Nugraha menyebut pelatihan refreshment audit internal ISO 37001 untuk menjaga standar mutu dan komitmen penerapan sistem manajemen anti-penyuapan di lingkungan organisasi.
Ia juga berpesan agar pelatihan ini menjadi momentum bagi para peserta, "Khususnya yang berasal dari luar bidangnya, untuk tidak ragu bertanya demi menyerap ilmu secara optimal."
Jadi BAZNAS memang tersertifikasi itu dan karena BAZNAS itu perlu memelihara (maintain) level standar tertentu, "Maka kemudian proses audit internal untuk ISO 37001 itu harus tetap berjalan dan standarnya juga perlu kita jaga. Makanya ada semacam pelatihan refreshment," pungkasnya lagi.(*)
QUOTES POPULER
1. Mimbar dari Cahaya: "Nabi SAW bersabda bahwa orang yang adil berada di sisi kanan Allah di atas mimbar dari cahaya". - (HR. Muslim).
2. “Apa yang kita pikirkan menentukan apa yang akan terjadi pada kita. Jadi jika kita ingin mengubah hidup, kita perlu sedikit mengubah pikiran kita.” - Wayne
3. "Tugas politik yang menyedihkan adalah menegakkan keadilan di dunia yang penuh dosa." - Reinhold Niebuhr.
4. "Keadilan adalah kapasitas untuk membedakan antara yang benar dan yang salah, yang lebih buruk atau lebih baik."
5. "Keadilan harus ditegakkan sebagai dasar dari sistem hukum, jika tidak, hukum hanya akan menjadi sarana penindasan."










