Penganiayaan Brutal' ART Indonesia Akhirnya Diamankan
Video viral di media sosial yang menunjukkan empat orang menginterogasi dan memukuli seorang wanita warga negara Indonesia yang bekerja sebagai ART, sungguh sangat miris.
Dengan brutal kejamnya, majikan berjumlah empat orang terdiri atas dua wanita dan dua pria menginterogasi ART serta melakukan pemukulan berulang kali secara bergantian, terlihat tampak sadis. Sang ART sempat minta ampun dan lebam wajahnya.
Menurut keterangan Kepolisian Johor, peristiwa itu terjadi pada Juli 2025, namun videonya baru tersebar dan viral belakangan ini.
Dalam infonya, didapati pihak kepolisian menyatakan masih menyelidiki motif pemukulan itu, walau pada akhirnya Kepolisian Johor Bahru, Malaysia, menyatakan menangkap empat orang warga Malaysia, yang diduga melakukan pemukulan terhadap asisten rumah tangga (ART) asal Indonesia.
Info dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, korban pemukulan dalam video viral itu saat ini berada di kediaman rekannya, seperti dikutip Antara.
Informasi lainnya, kepolisian Johor Bahru menyampaikan adanya dugaan kekerasan serupa yang kemungkinan dialami dua asisten rumah tangga lain, yang juga berasal dari Indonesia.
Dengan brutal kejamnya, majikan berjumlah empat orang terdiri atas dua wanita dan dua pria menginterogasi ART serta melakukan pemukulan berulang kali secara bergantian, terlihat tampak sadis. Sang ART sempat minta ampun dan lebam wajahnya.
Menurut keterangan Kepolisian Johor, peristiwa itu terjadi pada Juli 2025, namun videonya baru tersebar dan viral belakangan ini.
Dalam infonya, didapati pihak kepolisian menyatakan masih menyelidiki motif pemukulan itu, walau pada akhirnya Kepolisian Johor Bahru, Malaysia, menyatakan menangkap empat orang warga Malaysia, yang diduga melakukan pemukulan terhadap asisten rumah tangga (ART) asal Indonesia.
Info dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, korban pemukulan dalam video viral itu saat ini berada di kediaman rekannya, seperti dikutip Antara.
Informasi lainnya, kepolisian Johor Bahru menyampaikan adanya dugaan kekerasan serupa yang kemungkinan dialami dua asisten rumah tangga lain, yang juga berasal dari Indonesia.
LINK :
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap Angelo Pandeli, gembong kartel narkoba asal Australia, saat hendak terbang dengan jet pribadi di Terminal Selatan VIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Minggu, (7/6/2026).
.jpg)


















